Selamat datang di www.amali-muadz.cf                                                                                                                          Mari saling berbagi Informasi                                                                                                                          Jika kalian masih berbaring bermalas-malasan, maka duduklah untuk berfikir sejenak, merencanakan tujuan hidup yang lebih baik.                                                                                                                           Jika engkau telah duduk, maka bangkitlah berdiri untuk mempersiapkan meraih apa yang telah engkau rencanakan.                                                                                                                           Jika engkau telah berdiri maka berlarilah, gapailah cita-cita atau tujuan yang telah engkau impikan.                                                                                                                           Tidak ada kata terlambat untuk memulai hal yang lebih baik.

Selasa, 23 September 2014

Menjawab Salam Non Muslim Menurut As Sunnah


Larangan memulai salam keselamatan kepada Ahli Kitab dan cara menjawab salam mereka menurut As Sunnah Rasul :

"Janganlah kalian awali megucapkan salam kepada Yahudi dan Nasrani. Apabila kalian bertemu salah seorang mereka di jalan, maka pepetlah hingga ke pinggirnya." 
(HR. al- Muslim dari Abu Hurairah)

Hadis riwayat Anas bin Malik ra.:
Rasulullah saw. bersabda: Apabila Ahli Kitab mengucapkan salam kepadamu, maka jawablah: Wa`alaikum. (Shahih Muslim No.4024)

Hadis riwayat Ibnu Umar ra., ia berkata:
Rasulullah saw. bersabda: Sesungguhnya orang Yahudi itu bila mengucapkan salam kepada kalian mereka mengucapkan: "Assaamu `alaikum" (kematian atas kalian), maka jawablah dengan: "Wa`alaka" (semoga menipa kamu). (Shahih Muslim No.4026)

Hadis riwayat Aisyah ra.:
Sekelompok orang Yahudi meminta izin untuk menemui Rasulullah saw. lalu mereka mengucapkan: "Assaamu `alaikum" (kematian atas kalian). Aisyah menyahut: "Bal `alaikumus saam" (sebaliknya semoga kalianlah yang mendapatkan kematian). Rasulullah saw. menegur: Hai Aisyah, Sesungguhnya Allah menyukai keramahan dalam segala hal. Aisyah berkata: Tidakkah engkau mendengar apa yang mereka ucapkan? Rasulullah saw. bersabda: Aku telah menjawab: "Wa'alakum" (semoga menimpa kalian). (Shahih Muslim No.4027)

Dalam kita (Mazhahiri, Jihâd Al-Nafs; 116), dikisahkan, pada suatu hari, ketika Nabi saw duduk di samping Aisyah, seorang Yahudi lewat. Ia mengejek Nabi dengan memplesetkan ucapan salam: “Sâm ‘alaikum; artinya, matilah kamu.” Nabi menjawab: “Wa ‘Alaikum. Juga bagimu.” Lewat lagi Yahudi yang kedua mengucapkan hal yang sama. Nabi juga memberikan jawaban yang sama. Kejadian ini berulang sampai tiga kali.

Sampai sampai yahudi dan nasrani menirukan ucapan salam muslim. Jika ada non muslim mengucapkan salam maka kita wajib menjawab "wa'alaikum".

Sahabat Anas Ra berkata, "Kami disuruh oleh Rasulullah Saw agar jawaban kami tidak lebih daripada "wa'alaikum". (HR. Ad-Dainuri).


Jadi perkataan " Assalamualaikum " dan ---- "Assaamu `alaikum" ATAU " Sam ‘alaikum " ----- mempunyai arti yang sangat jauh berbeda. Namun pelafalannya di mulut sedikit tersamarkan. Oleh karena itu nabi menganjurkan jika ada non muslim mengucapkan salam maka kita wajib menjawab " Wa ‘alaikum " (Juga bagimu).

KESIMPULAN jika seorang non muslim mengucapkan salam kepada kita, hendaknya kita :
  1. Menjawab wa'alaikum, jika yang mengucapkan salam seorang ahli kitab (nasrani dan yahudi) atau orang yang melafalkan salamnya secara samar2.
  2. Menjawab wa'alaka (semoga menimpa kamu) jika seorang ahli kitab mengucapkan salamnya seperti ini : " Assaamu `alaikum (kematian atas kalian) ATAU Sam ‘alaikum (matilah kamu)."
  3. Menjawab wa'alakum (semoga menimpa kalian) jika ahli kitab yang mengucapkan salam lebih dari satu orang (Jamak) dan mengucapkan salam seperti ini : " Assaamu `alaikum (kematian atas kalian) ATAU Sam ‘alaikum (matilah kamu)."


" Karena Islam agama Rahmatan Lil Alamin. "

Jika dia mendoakan yang baik untuk kita maka hal itu sama sebaliknya kita mendoakan baik pula untuk dia. Jika dia mendoakan keburukan buat kita sama juga halnya dengan dirinya. Bagaimana dengan anda saudaraku sesama muslim, APA YANG ANDA LAKUKAN SELAMA INI JIKA NON MUSLIM MENGUCAPKAN SALAM PADA KITA ???


”amali
Lihat Daftar Isi Lengkap disini

1 komentar:

Clever Society mengatakan...

Terimakasih infonya.. :)